
Dukung Swasembada Pangan, BSIP Kepulauan Riau Sukses Panen Jagung Jakarin 1 di Kabupaten Bintan
Bintan - BSIP Kepulauan Riau melaksanakan Panen Bersama Perbenihan Jagung Terstandar di lahan Kelompok Tani Milenial Kreatif, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan bersama petani dan stakeholder. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Perbenihan Jagung Terstandar Kelas Benih Pokok (SS) 3 Ton yang dilaksanakan BSIP Kepri pada Tahun 2024 ini.
Kegiatan yang digelar pada Senin pagi (02/12) tersebut, dibuka langsung oleh Kepala Balai BSIP Kepulauan Riau, Ahmad Tohir Harahap, S.P., didampingi Tim Manajemen serta Penanggung Jawab Kegiatan, Firsta A. Sariri, S.P., M.Si. Turut hadir berbagai pihak terkait, diantaranya perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, Kepala UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan, dan Sertifikasi, serta Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (BPPSP-TPHP) Kepulauan Riau, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kepala BPS Kabupaten Bintan, Tim BPS Provinsi Kepulauan Riau, Camat Bintan Utara, Perwakilan Pemerintah Desa Lancang Kuning, serta Kelompok Tani.
Panen bersama ini berhasil mencatatkan hasil ubinan oleh Tim BPS sebanyak 3,52 ton per hektar dengan umur panen 100 Hari Setelah Tanam (HST). Jagung yang dipanen merupakan varietas Jakarin 1, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi, toleran terhadap cekaman kekeringan dan pemupukan Nitrogen (N) yang rendah sehingga cocok dengan kondisi lahan sub optimal di Kepulauan Riau.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen BSIP Kepulauan Riau dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya melalui ketersediaan dan peningkatan mutu benih. Budidaya jagung yang mengacu pada SNI 8969:2021 tentang Indonesian Good Agriculture Practices - Cara Budidaya Tanaman Pangan yang Baik menjadi standar yang diterapkan oleh petani pada kegiatan perbenihan jagung di wilayah ini.
Ahmad Tohir Harahap dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi dari dinas pertanian kabupaten dan provinsi, Pengawas Benih Tanaman, POPT, PPL, BMKG, BPS dan pihak lainnya khusunya pemangku wilayah serta kelompok tani yang telah mendukung kegiatan perbenihan ini berjalan dengan lancar hingga saat panen hari ini. Ia juga berharap agar hasil panen ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berinovasi dalam mengelola pertanian terstandar yang modern dan berkelanjutan. “Panen ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pertanian di Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan. Semoga dari Desa Lancang Kuning ini, perbenihan jagung terstandar dapat dikembangkan ke seluruh wilayah Kepulauan Riau lainnya, mengingat kebutuhan pakan khususnya ternak unggas belum terpenuhi secara mandiri di sini,” ujar Ahmad Tohir.
Dukungan penuh terhadap kegiatan perbenihan jagung pun dinyatakan oleh camat dan Kepala UPTD BPPSP-TPHP Kepri, Nil Erison S.TP. mewakili Kepala DKP2KH Kepri. “Rekomendasi wilayah hingga pengawalan sertifikasi untuk peningkatan mutu benih akan terus kami lakukan. Kita harus mampu mandiri benih, menyediakan benih sendiri, karena untuk melaksanakan program pemerintah terkait swasembada pangan, masing-masing wilayah akan memanfaatkan ketersediaan benih mereka untuk wilayah mereka sendiri,” tegas Nil.
Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan BSIP Kepulauan Riau bersama stakehorlder lainnya mampu mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Kepulauan Riau. Ke depannya, dalam mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, BSIP Kepri akan terus berkolaborasi memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau. Khususnya dalam bentuk pendampingan petani dalam menerapkan standar budidaya untuk produktivitas yang lebih tinggi dan berdaya saing.